Evaluasi Penerapan Thermoelektrik Sebagai Penghasil Listrik Berbasis Energi Panas Dari Tungku Pembakaran
DOI:
https://doi.org/10.59811/jper.v1i2.89Kata Kunci:
Evaluasi, Thermoelektrik, Listrik, Energi, Tungku PembakaranAbstrak
Thermoelektrik merupakan sumber alternatif dalam menjawab kebutuhan energi. Karena Termoelektrik merupakan sebuah alat yang mampu mengkonversi energi panas menjadi energi listrik secara langsung berdasarkan efek Seebeck yang akan membangkitkan tegangan DC, termoelektrik juga memiliki biaya perawatan yang murah dan tidak ada biaya pengoperasian, dan teknologi pembangkit listrik yang menggunakan efek Seebeck dimana dapat mengubah perbedaan temperatur pada material semikonduktor menjadi listrik. jika material termoelektrik dialiri listrik, panas yang ada di sekitarnya akan terserap. Dengan demikian, untuk mendinginkan udara, tidak diperlukan kompresor pendingin seperti halnya di mesin-mesin pendingin konvensional. Penelitian ini menggunakan konsep rangkaian Seri dan Paralel dengan memanfaatkan prinsip dari efek seebeck sebagai generator, Sumber energi panas yang digunakan adalah pembakaran arang sebagai sumber panas. Hal ini untuk mendapatkan suhu yang baik agar memastikan bahwa thermoelektrik generator layak digunakan sebagai generator. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian eksperimen yakni bertujuan untuk mengetahui hasil thermoelektrik sebagai penghasil energi listrik. Hasil penelitian dari evaluasi penerapan thermoelektrik sebagai penghasil listrik berbasis energi panas dari tungku pembakaran dengan beban alat elektronik tegangan maksimum yang dihasilkan senilai 2,25 Volt pada ΔT 46°C dan daya yang dihasilkan maksimum 0,09 Watt. Kekuatan thermoelektrik sebagai penghasil listrik berbasis energi panas dari tungku pembakaran yang didapat dari 3 buah susunan konfigurasi yang berbeda tunggal, seri dan paralel, daya yang dihasilkan thermoelektrik tertinggi adalah konfigurasi seri dimana daya yang didapat senilai 0,25 Watt, adapun hasil dari susunan paralel memiliki nilai daya yang sangat kecil yaitu 0,02 watt dan nilai efisiensi tertinggi hanya mencapai 3,40%.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Journal Of Power electric And Renewable Energy

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


ONLINE VERSION




