ANALISIS CAMPURAN BATU BARA DAN BATU KAPUR PADA EMISI SO2 PLTU BERBASIS CFB
DOI:
https://doi.org/10.59811/Keywords:
PLTU, CFB, coal, limestone, energy efficiencyAbstract
Kebutuhan energi listrik nasional terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan industrialisasi. PLTU menjadi salah satu sumber utama energi listrik di Indonesia, akan tetapi PLTU menghasilkan emisi gas buang, khususnya sulfur dioksida (SO₂), yang berbahaya bagi lingkungan. Salah satu upaya pengurangan emisi adalah penerapan teknologi Circulating Fluidized Bed (CFB) dengan penambahan batu kapur (CaCO₃) sebagai agen penangkap sulfur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio campuran batu bara dan batu kapur terhadap efisiensi energi dan output daya listrik pada sistem PLTU berbasis CFB. Simulasi dilakukan dengan MATLAB Simulink menggunakan variasi rasio 100:0, 90:10, 85:15, 80:20, dan 70:30, serta efisiensi boiler antara 0,84–0,90. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan batu kapur menurunkan daya keluaran akibat sifat endotermik batu kapur, namun mampu menekan emisi SO₂ hingga lebih dari 80%.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Power Electric and Renewable Energy

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


ONLINE VERSION




